Download RealPlayer 11.1.3 Build 6.0.14.955 - RealPlayer (renamed from RealOne) allows your - soft82.com

Download RealPlayer 11.1.3 Build 6.0.14.955 - RealPlayer (renamed from RealOne) allows your - soft82.com

Real Player 11 Gold can edit movie n transform file from flv to mp4 to mp3. Is that real?

[+/-] Selengkapnya...

This is My Hijab



I am the symbol of purity
I walk in the light of piety
Behind the best prophet
I have a proud soul
That rejects lowliness

[+/-] Selengkapnya...

Sejarah handphone 3G

Saat ini Semua orang mengenal teknologi 3G tetapi tahukah anda sejarah teknologi 3G, Ada pun perkembangan teknologi nirkabel dapat dirangkum sebagai berikut:

  1. Generasi pertama: analog, kecepatan rendah (low-speed), cukup untuk suara. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System)
  2. Generasi kedua: digital, kecepatan rendah - menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT
  3. Generasi ketiga: digital, kecepatan tinggi (high-speed), untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO.

Antara generasi kedua dan generasi ke-3, sering disisipkan Generasi 2,5, yaitu digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps). Teknologi yang masuk kategori 2,5G adalah layanan berbasis data seperti GPRS (General Packet Radio Service) & EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution) pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA.

Definisi

Secara umum, ITU-T, sebagaimana dikutip oleh FCC mendefinisikan 3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses:

  • Sebesar 144 Kbps untuk kondisi bergerak cepat (mobile).
  • Sebesar 384 Kbps untuk kondisi berjalan (pedestrian).
  • Sebesar 2 Mbps untuk kondisi statik di suatu tempat.

Teknologi 3G

Pada saat ini ada dua cabang dari pengembangan 3G, yaitu dari sisi GSM (Global System for Mobile Communication)yang dipelopori oleh 3G Partnership Project dan CDMA (Code Division Multiple Access) yang dipelopori oleh 3G Partnership Project 2 (3GPP2). Kedua teknologi tidak kompatibel dan sesungguhnya saling berkompetisi.

Salah satu alasan mengapa layanan 3G dapat memberikan throughput yang lebih besar adalah karena penggunaan teknologi spektrum tersebar yang memungkinkan data masukan yang hendak ditransimisikan disebar di seluruh spektrum frekuensi. Selain mendapatkan pita lebar yang lebih besar, layanan berbasis spektrum tersebar jauh lebih aman daripada timeslot dan/atau frequency slot.

Jaringan 3G tidak merupakan upgrade dari 2G; operator 2G yang berafiliasi dengan 3GPP perlu untuk mengganti banyak komponen untuk bisa memberikan layanan 3G. Sedangkan operator 2G yang berafiliasi dengan teknologi 3GPP2 lebih mudah dalam upgrade ke 3G karena berbagai network element nya sudah didesain untuk ke arah layanan nirkabel pita lebar (broadband wireless). Layanan 3G juga telah digembar-gemborkan namun pada kenyataannya, banyak ditemui kegagalan. Negara Jepang dan Korea Selatan adalah contoh dimana layanan 3G berhasil. Hal ini sangat mungkin disebabkan oleh faktor:

  1. Dukungan pemerintah. Pemerintah Jepang tidak mengenakan biaya di muka (upfront fee) atas penggunaan lisensi spektrum 3G atas operator-operator di Jepang (ada tiga operator: NTT Docomo, KDDI dan Vodafone). Sedangkan pemerintah Korea Selatan, walau pun mengenakan biaya di muka, memberikan insentif dan bantuan dalam pengembangan nirkabel pita lebar (Korea Selatan adalah negara yang menggunakan Cisco Gigabit Switch Router terbanyak di dunia) sebagai bagian dalam strategi pengembangan infrastruktur.
  2. Kultur masyarakatnya. Layanan video call, yang diramal menjadi killer application tidak terlalu banyak digunakan di kedua negara tersebut. Namun, layanan seperti download music dan akses Internet sangat digemari. Operator seperti NTT Docomo (Jepang) memberikan layanan Chaku Uta untuk download music. Sedangkan di Korea, layanan web presence seperti Cyworld yang diberikan oleh SK Tel, sangat digemari. Dengan layanan ini, pelanggan bisa mengambil foto dari handset dan langsung memuatnya ke web portal miliknya di Cyworld. Layanan ini kemudian ditiru oleh Flickr dengan handset N73.
  3. Keragaman layanan konten. Docomo dan SKTel tidak menggunakan WAP standar sebagai layanan konten nya. Docomo mengembangkan aplikasi browser yang disebut iMode, sedangkan SKTel mempunyai June dan Nate.

Evolusi Menuju 3G

Jaringan Telepon Telekomunikasi selular telah meningkat menuju penggunaan layanan 3G dari 1999 hingga 2010. Jepang adalah negara pertama yang memperkenalkan 3G secara nasional dan transisi menuju 3G di Jepang sudah dicapai pada tahun 2006. Setelah itu Korea menjadi pengadopsi jaringan 3G pertama dan transisi telah dicapai pada awal tahun 2004, memimpin dunia dalam bidang telekomunikasi.


Operator dan jaringan UMTS Pada tahun 2005, evolusi jaringan 3G sedang dijalankan untuk beberapa tahun dikarenakan kapasitas yang terbatas dari jaringan 2G yang ada. Jaringan 2G diciptakan dengan tujuan utama adalah data suara dan transmisi yang lambat. Dikarenakan cepatnya arus perubahan pada permintaan pengguna, kebutuhan akan nirkabel mereka tidak terpenuhi.

"2.5G" (Dan juga 2,75G) adalah teknologi seperti pelayanan data i-mode, telepon berkamera, pertukaran rangkaian data berkecepatan tinggi (atau disebut juga High-Speed Circuit-Switched Data atau disingkat HSCSD) dan Pelayanan paket radio umum (atau dikenal dengan General Packet Radio Service atau GPRS)diciptakan untuk menyediakan beberapa funsi utama seperti jaringan 3G, tapi tanpa transisi penuh ke jaringan 3G. Pelayanan-Pelayanan ini diciptakan untuk memperkenalkan kemungkinan dari penerapan teknologi nirkabel untuk pengguna dan penigkatan permintaan untuk pelayanan 3G.(sumber wikipedia)

[+/-] Selengkapnya...

Pengakuan dari guru sekolah negeri

http://genenetto.blogspot.com/2008/07/pengakuan-guru-3-kualitas-sekolah.html

Saya tidak terlalu terkejut mendengar kisah-kisah buruk anak yang bersekolah di sekolah negeri. Dari hasil observasi lapangan dengan mendampingi guru di sekolah negeri, saya sependapat dengan Anda. Di sekolah negeri satu kelas 30 -45 anak berjejalan. Dengan jumlah anak sebegitu banyak, sukar bagi guru untuk mengharapkan anak-anak (apalagi SD) duduk diam dan mendengrakan guru berbicara. Di mata para guru, proses belajar adalah menjadi copy cat gurunya, berbicara dan berfikir sperti mereka.


Sekolah yang saya dampingi termasuk (konon menurut diknas) adalah sekolah-sekolah unggulan. Tetapi dari 1 hari jam belajar kurang dari 60%nya dihadiri oleh guru pengajar dikelas. Selebihnya anak-anak dibiarkan 'belajar sendiri' dengan berbagai alasan, mulai dari guru yang harus rapat, ada tamu, pelatihan, mengunjungi teman sejawat sakit (mengapa dilakukan di jam kerja ya?) serta ber-MLM di ruang guru. Ketika guru hadir di kelas pun, pembelajaran sangat tidak efektif. Misalnya dalam pembelajaran Bahasa Inggris, murid-murid diminta presentasi tentang pet berkelompok 5 orang. Ketika presentasi hanya satu anak (dan biasanya yang paling pintar)saja yang berbicara dan 4 lainnya seperti boneka pajangan berdiri di depan kelas. Tidak ada feeback yang diberikan guru meskipun saya melihat ada beberapa kesalahan bahasa yang umum dilakukan murid dan cukup mengganggu pemahaman yang sangat bermanfaat jika dibahas.


Saya sungguh tidak heran kalau setelah 3+3+3= 9 tahun belajar Bahasa Inggris dari kelas 4 SD -3 SMA kemampuan berbahasa Inggris mereka tidak lebih dari yes/no/I don't know and I love you. Kalaupun ada anak yang kemampuannya lebih dari itu mungkin mereka les di luar atau mendapatkan cukup exposure berbahsa Inggris dari TV, lagu,bacaan, maupun internet.


Guru-guru di sekolah negeri umumnya memiliki kemampuan akademis dan metode pengajaran yang tidak memadai untuk layak disebut guru. Saya mengerti mengapa seseorang lulusan SPGA bisa menjadi guru bahasa Inggris dimana bahasa Inggrisnya sukar dipahami dan bagaimana seseorang lulusan IKIP jurusan Bahasa Inggris dan telah mengajar di SMA 20 tahun tidak bisa membedakan dan membandingkan fungsi simple present and present perfect tense. Beliau hanya tahu formulasi tense nya saja tanpa memahami dengan benar penggunaanya dari sisi makna. Bahkan ketika berbicara, bahasa Inggrisnya sangat kaku. Alasannya:


1. Guru sekolah negeri tidak direkrut dengan melewati ujian kemampuan bidanganya. Dahulu, ketika melamar jadi PNS tesnya adalah psikotes, pengetahuan umum dan pengetahuan Pancasila. Saya tidak tahu bagaimana dengan seleksi calon guru negeri sekarang.

2. Guru bahasa Inggris di sekolah negeri tidak dijaga mutu akademisnya. Ketika saya mengajar di satu kursus Bhs Inggris yang paling populer di Indonesia, setiap tahun para pengajar wajib mengikuti proficiency test. Berdasarkan hasil prof test ini ditentukan tingkat kenaikan hourly rate-nya. Guru yang kemampuan proficiency-nya jalan di tempat penghasilannya juga jalan di tempat dan jumlah jam mengajarnya lebih sedikit dibandingkan yang profieciency-nya meningkat.

3. Di tingkat wilayah, ada banyak supervisor mata pelajaran yang mestinya berkeliling memantau dan menjadi tempat konsultasi para pengajar. Akan tetapi yang saya lihat di lapangan, ketika berkunjung ke sekolah mereka tidak masuk ke kelas-kelas dan mengamati guru mengajar. Mereka biasanya akan menghabiskan lebih banyak waktu ngobrol dengan kepsek dan pulang setelah mendapatkan salam tempel dari beliau. Sesi konsultasi lebih ditekankan pada ada atau tidak adanya lesson plan buatan guru yang akan dijadikan bukti laporan kunjungan kepada atasanyya dikantor.

4. Ada MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) lintas sekolah yang sedikitnya melakukan pertemuan 1 bulan sekali. Tetapi di lapangan fasilitas ini nyaris tidak berfungsi. Presentasi yang dilakukan dalam pertemuan MGMP lebih banyak dihabiskan dengan perdebatan seputar kapan tunjangan ini itu bisa mereka terima, bagaimana mengisi berkas-berkas administrasi sekolah, dan sejenisnya. Kalaupun ada presentasi dari sesama guru, seringkali presentasinya tidak menjawab kebutuhan guru yang paling mendesak, misalnya bagaimana meningkatkan motivasi siswa belajar di kelas, bagaimana meng-handle kelas besar untuk kegiatan speaking. Seringkali juga presentasi dilakukan dalam Bahasa Indonesia (padahal semua yang hadir adalah guru Bhs. Inggris) dengan alasan agar pesan tersampaikan secara utuh dan menghindari kesalahpahaman. Atau yang mempresentasikan sama bloonnya dengan yang mendengarkan. Guru-guru swasta sering menganggap menghadiri MGMP sebagai sebuah beban. Mereka benar, nyaris tidak ada pembelajaran dari MGMP ini. Tambahan lagi acara sering molor dan agenda pertemuan tidak jelas. Sekolah-sekolah swasta yang cukup bermodal memilih untuk memanggil pelatih dari universitas atau mengirimkan para guru pada sesi-sesi pelatihan di Sampoerna Teacher Training atau di UI. Guru-guru sekolah negeri umumnya harus berjuang sendiri untuk memintarkan dirinya.

5. Guru sekolah negeri tidak dapat dipecat meskipun profesional mengajarnya sangat rendah. Hanya menteri pendidikan yang dapat memecat mereka. Ada juga sekolah negeri dengan komite sekolah yang sangat berdaya sehingga dapat mendesak kepala sekolah untuk meningkatkan kualitas guru dengan berusaha mencari guru pendamping yang lebih berkwalitas. Guru pendamping ini diseleksi oleh komite sekolah dan dibayar dengan dana komite sekolah.

6. Kepala sekolah banyak yang tidak punya cukup waktu untuk menggiring para guru untuk lebih profesional. Kepala sekolah sibuk ’mengemis’ ke pemerintah tentang betapa butuhnya bangunan fisik sekolah sehingga murid-murid harus belajar dengan atap yang bocor di sana-sini. Kemudian pemerintah merenovasi sekolah mereka menjadi mentereng. Rengekan mereka tidak berhenti, selanjutnya mereka mendesak pemerintah dan komite sekolah untuk membelikan peralatan belajar canggih seperti laptop, in-focus, CCTV, class (home) theater dengan TV seukuran gajah. Bahkan yang lagi trend sekarang adalah meminta dirinya dan kroninya di sekolah dibiayai studi banding ke Australia dan Inggris seperti bapak-bapak di DPR itu dengan alasan mempersiapkan SBI (Sekolah Berstandard Internasional).


Kesimpulan saya, murid-murid di sekolah negeri nyaris tidak mendapatkan apa-apa dari sekolah. Kalau anak ibu pintar di sekolah, mungkin karena sudah in-born. Kalau dia disekolahkan ditempat yang baik, saya percaya kualitas anak ibu bakal lebih melesat. Hanya anak-anak yang cerdas dan independent learner saja yang bisa survive belajar di sekolah negeri. Jika anak ibu termasuk yang biasa-biasa saja, sukar untuk menjadi yang terbaik bagi dirinya. Apalagi anak-anak yang kemampuannya di bawah rata-rata, mereka akan tergerus oleh keliaran suasana sekolah negeri.


Hasil keberadaan mereka di sekolah-sekolah negeri seperti di atas adalah anak-anak yang tumbuh menjadi orang-orang dewasa yang berkepala dan berhati kosong. Mereka yang bekerja tanpa melibatkan otak dan hatinya, persis seperti sekawanan zombie. Merekalah yang kita lihat sehari-hari; para guru yang mengajarkan anak kita di sekolah, para pegawai negeri lainnya, para pejabat, para anggota DPR, dll. Mungkin dulu mereka pernah melewati masa-masa pembentukan di sekolah-sekolh negeri semacam ini sehingga mereka menjadi orang yang tegaan, tega menipu rakyat dan mencuri dana BOS anak-anak miskin. Sungguh, saya menjadi sangat emosional ketika harus menceritakan kebobrokan di sekolah negeri.


Sebagai orang tua dan guru, setiap kali saya melihat proses pembodohan anak-anak di kelas-kelas, hati saya rasanya teriris-iris dan marah sekali. Saya sangat beruntung punya pilihan untuk tidak mengirim anak-anak saya ke sekolah sampah semacam ini. Beberapa teman saya berusaha untuk memasukkan anaknya ke sekolah ungulan di tempat saya bekerja dengan cara menyogok jutaan rupiah, meskipun saya sudah menceritakan kondisi sekolah sejujurnya, tentang kualitas guru dan system pembelajaran di kelas. Anehnya, mereka tetap lebih percaya pada nama besar sekolah ini. Dengan alasan, jika anaknya bersekolah di sekolah negeri, mereka mempunyai kesempatan lebih besar untuk masuk UI dan ITB. Benarkah?


Orang tua yang sebenarnya mengetahui dan memiliki kebebasan finansial untuk memilihkan sekolah bagi anak-anaknya, tetapi memilih untuk menutup mata demi gengsi anaknya diterima di sekolah negeri unggulan, wajib merasa bersalah kalau kelak anak-anak ibu juga berkualitas sampah. Saya sangat setuju dengan ibu yang memilih untuk kelaparan daripada membiarkan anaknya diproses menjadi zombie di sekolah-sekolah negeri berkualitas sampah.


Semua yang saya ceritakan ini bukanlah lagu baru. Kalau pendidikan di sekolah memang bermutu dan dapat diandalkan, kursus-kursus bahasa Inggris, bimbel, dan les-les pelajaran di rumah-rumah tidak akan tumbuh menjadi bisnis yang subur. Mengapa anak-anak kita tidak bisa pe-de hanya dengan mengandalkan pengajaran di sekolah untuk menghadapi UAN dan test masuk sekolah? Mengapa mereka baru merasa pede setelah mengikuti bimbel luar sekolah dengan membayar jutaan rupiah untuk mendapatkan kesempatan digeber 1-2 bulan penuh dari pagi hingga sore mengunyah soal-soal test masuk universitas?


Selama 3 tahun belajar di sekolah, apa yang dilakukan/ dipelajari anak-anak kita? Kalau punya waktu silahkan hitung berapa banyak uang dan waktu yang telah dihabiskan untuk mengirimkan anak-anak kita ke sekolah, lantas hitung bagaimana output yang didapatkan mereka. Mahal dan murah tidak bisa dihitung dari berapa yang Anda bayarkan tetapi diperbandingkan dengan apa yang kita dapatkan dari pembayaran tsb. Mengirimkan anak ke sekolah negeri, meskipun yang katanya unggulan sekalipun, bisa lebih mahal daripada di sekolah swasta yang bermutu. Sudah waktunya kita berhenti menilai kualitas sekolah dari segi kemasan sekolah unggulan, sekolah negeri berstandard internasional, sekolah negeri kategori mandiri, bla..bla..bla....


JANGAN MAU DITIPU LABEL SEKOLAH YANG DIBERIKAN DIKNAS. JANGAN PERCAYA DENGAN HASIL EVALUASI SEKOLAH YANG DILAKUKAN DIKNAS. JANGAN PERCAYA DENGAN HASIL UJIAN NASIONAL. JANGAN PERCAYA DENGAN PIALA SELEMARI YANG DIPAJANG DI LOBY SEKOLAH. INI BUKAN INDIKATOR SEKOLAH BERKUALITAS


Sekolah-sekolah negeri menjadi unggul bukan karena sistem dan guru-gurunya berkualitas unggulan (jauh panggang dari api), tapi karena mereka berkesempatan memilih input yang berkualitas dibandingkan sekolah lain. Jadi sekolah itu unggul karena memang anak bapak dan ibu sudah unggul ketika memasuki sekolah tersebut, bukan karena dijadikan unggul oleh sistem sekolah. Jangan tergiur dengan jumlah siswa yang memenangkan segala macam lomba dari lomba makan kerupuk tingkat sekolah hingga olimpiade fisika tingkat dunia. Sekolah nyaris tidak melakukan apa-apa terhadap anak-anak yang memang dari rumah sudah unggul. Tidak selayaknya sekolah menjual prestasi mereka untuk menipu orang tua murid seolah-olah merekalah yang telah bekerja keras mengantarkan anak-anak kita menjadi unggulan. Kalau anak Anda bodoh, jangan berharap untuk jadi pintar, meskipun kemungkinan ini ada (dengan cara sekolah berkolaborasi untuk memanipulasi nilai raport dan ujian nasional sehingga anak ibu berkesan ’pintar’ di atas kertas). Tulisan saya ini pasti akan sangat menyakitkan bagi teman-teman saya sesama guru. Tetapi begitulah yang saya lihat di sekolah negeri di mana saya bekerja sampai detik ini.


Kalau Anda termasuk orang tua yang tidak punya pilihan selain menyekolahkan anak di sekolah negeri, masih ada harapan untuk menghindari anak-anak Anda terperangkap dalam zombinisasi. Ayolah, bapak dan ibu...jadilah orang tua yang kritis. Kritiklah kami para guru dan kepala sekolah sepedas-pedasnya. Jangan hanya manggut-manggut di rapat komite. Kalau teman-teman saya memble dan kepala sekolah cuex terhadap kualitas pengajaran sekolah, mungkin karena Anda juga memble, tidak mau peduli pada pendidikan anak-anak sendiri dan percaya seratus persen pada pembodohan yang dilakukan sekolah yang konon berlabel ’unggulan’. Anda menuntut guru bekerja keras, bagaiman kalau dimulai dengan Anda menunjukkan kepedulian pada kualitas dengan mengeritik kami di rapat komite. Dengan adanya undang-undang sisdiknas, bapak dan ibu punya power dan berhak untuk ikut campur merubah sekolah ke arah yang lebih bermutu. Kami para guru perlu disentil dan dibangunkan dari ketidakpedulian kami. Oh ya, kalau mengkritik jangan cuma berani di milis. Bicaralah di rapat komite, galang dukungan dari sesama ortu. Atau kalau sekolah tetap tidak peduli, tulis saja di koran ternama. Karena bagi sekolah, nama baik lebih penting dari realitas. Biasanya mempan. Jadilah ortu yang kritis, kalau memang Anda mencintai putra-putri Anda dan ingin melihat mereka tumbuh menjadi yang terbaik dari diri mereka masing-masing.


Ayo lah...jangan memble dan cuex. Jangan beraninya ngedumel di belakang. Ayo ngomong di rapat komite, tulis di koran, atau lapor DPRD komisi pendidikan dan KPK!

[+/-] Selengkapnya...

Ngulik Template Blogger


Beberapa waktu lalu saya dapat pertanyaan tentang bagaimana membuat tampilan blog jadi unik. Awalnya pertanyaan ini kutanggapi dengan solusi download aja template blogger. Garatis dan banyak sekali macamnya. Tapi sipenanya dah tahu itu yang dimaksud adalah wajah blog yg benar-benar unik uatan sendiri. Hallah ini jelas tidak mudah. Solusi lain saya coa kemukakan yaiatu dengan mengganti atau mengedit template dari temlate yang sudah ada. Ini mengingat kalau membuat sendiri jelas agak ribet n butuh software khusus untuk mengulik tampilan blog.

Lalu saya contohkan blog yg saya bikin di Assalaam Blog. Dari template standar Harbor lalu gambarnya diganti menjadi masjid Assalaam. Eh kok ternyata tampilan lamaku masih kurang menggigit. Jadi saya coba ngulik lagi gamarnya seperti di samping. Nah setelah upload gambar lalu cari html yg berisi img src = "alamatImage". Itu yg kemudian kumasukkan dalam template pada Tataletak>Edit Html di bagian image background. Dengan sedikit trik jadi dech. Detil langkahnya belum sempat di dokumentasi. Punggungku masih bermasalah nih.

[+/-] Selengkapnya...

Sakit Pinggang Ku

Seminggu ini pingangku bermasalah. Sakit pinggang atau encok atau boyok pegel. Awalnya ku kira hanya karena akau duduk terlalu lama di depan komputer ngeNet.

Setelah browsing cari tahu inila ilmu yg kudapat:

Pada umumnya keluhan sakit pinggang erat hubungannya dengan susunan dan fungsi tulang belakang. Tulang belakang tersusun oleh beberapa ruas yang membentuk kesatuan fungsi sehingga dapat melakukan gerakan-gerakan yang diinginkan, seperti: berdiri, duduk, jongkok, membungkuk, memutar, atau miring. Deretan tulang belakang tersebut membentuk lengkungan ke depan pada daerah leher dan pinggang, dan lengkungan ke belakang pada daerah dada dan pinggul. Di antara tulang belakang yang satu dengan yang lainnya terdapat persendian sehingga memungkinkan gerakan berputar ke kanan dan ke kiri.

Di antara bagian-bagian dari unit fungsional tersebut, semuanya mempunyai persarafan yang dapat mengantar rangsangan nyeri. Segala proses yang menyebabkan tarikan, robekan, atau tekanan pada bagian tersebut akan menimbulkan nyeri pinggang. Demikian pula adanya proses peradangan pada bagian-bagian tersebut, dapat menimbulkan gejala sakit pinggang. Nyeri dan kaku pada pinggang pada pagi hari yang dirasakan selama bertahun-tahun lama kelamaan akan merambat ke atas tulang belakang yang dapat pula berakibat punggung menjadi lebih kaku dan punggung menjadi bungkuk.

Ya punggungku sempat terbongkok bongkok karena sakit. Lebih parah dari biasanya. Konon dalam masalah nyeri mka sakit pinggang ini adalah keluhan terbanyak setelah pusing kepala.

Penyebab sakit pinggang antara lain:
  1. Gerak atau sikap badan yang salah saat membungkuk atau mengangkat beban atau barang yang berat
  2. Adanya gangguan mekanik pada struktur dan kesatuan fungsi tulang belakang
  3. Tidur dengan alas/dasar yang terlalu lentur sehingga membuat tulang belakang mengikuti lenturan alas yang ditiduri
  4. Kurang berolahraga sehingga menyebabkan kelenturan sendi-sendi dan jaringan ikut menurun, sehingga otot mudah cedera bahkan hanya karena gerakan yang sederhana.
Dari empat point penyebab sakit di atas yang terjadi padaku adalah poit 1, 3 dan 4.

Obat tradisionalnya bisa diresep seperti link berikut:
Ramuan obat sakit pinggang
Resep lain menggunakan rebusan daun alpokat. Air rebusan diminum tiap pagi.

Referensi lain yg lebih ilmiah dari DetikHelth bilangnya begini:
Low back pain (LBP) bisa disebabkan oleh beberapa hal yaitu:
  1. Mekanikal atau degeneratif biasanya berhubungan dengan otot atau ligamen, diskus (bagian atas dan bawah tulang yang menghubungkan antar tulang biasanya disebut piringan sendi), kompresi saraf/cauda equina.
  2. Peradangan.
  3. Infeksi, biasanya oleh bacteri osteomyelitis, tyberculous osteomyelitis, dan epidural abscess.
  4. Neoplasma.
  5. Penyakit tulang, seperti osteoporosis, osteomalacia dan penyakit paget.
  6. Ginekologik.
  7. Neurologik.
"Pemeriksaan yang dibutuhkan untuk identifikasi low back pain adalah pemeriksaan fisik (berdiri, terlentang, duduk dan range of movement), pemeriksaan neurologik (motorik, sensorik, sistem otonom, tanda Patrick, kontra Patrick, tes Naffziger, dan tes Valsava), dan jika terdapat tanda-tanda bahaya dilakukan pemeriksaan penunjang (neurofisiologik, radiologik, dan laboratorium)," ujar Dr. Haidir Suleiman, MM, SpRM dari Siloam Hospital Jakarta kepada detikHealth, Rabu (5/8/2009).
Hallah kok jadi ngeri ya... rasanya pinggangku tdk separah itu dech...

Untuk pengobatan Detikhelth menuliskan :
Untuk low back pain yang non-spesifik hampir 91% para dokter melakukan penanganan dengan muscle relaxant (pelemasan otot). Untuk yang non-spesifik biasanya terdapat rasa tidak enak pada daerah pinggang, nyeri kaki, nyeri bokong, kaku pagi yang berkurang ketika berdiri, dan berhubungan dengan postur badan.

"Untuk pengobatan kronis dilakukan dengan NSAID (Non-Steroidal Anti Inflammatory Drug), muscle relaxant, analgetik, antidepresan, anti konvulsan, dan agonis alpha-2 adrenergik," ujarnya.
Dari situs lain ada petunjuk penatalaksanaan pengobatan sakit pinggang:
Pada LBP karena tegang otot dapat dipergunakan SIRDALUD (Tizanidine) yang berfungsi untuk mengendorkan kontraksi otot tersebut (muscle relaxan). Untuk pengobatan simptomatis lainnya kadang-kadang memerlukan campuran antara obat-obat analgesic, anti inflamasi, NSAID, penenang, dll. Apabila dengan pengobatan biasa tidak berhasil mungkin fisioterapi (rehabilitasi) dengan alat-alat khusus maupun dengan traksi (tulang belakang ditarik). Tindakan operasi mungkin diperlukan apabila pengobatan dengan fisioterapi ini tidak berhasil misalnya pada HNP atau pada pengapuran yang berat. Jadi penatalaksanaan LBP ini memang cukup kompleks. Disamping berobat pada Neurolog (spesialis Penyakit Saraf), mungkin juga diperlukan untuk berobat ke internist. Bedah Saraf, Bedah Orthopedi bahkan mungkin perlu konsultasi pada Psikiater atau Psikolog.
Nah sekarang tinggal aku sendiri mau gimana dalam menyembuhkan pinggangku. Aku sekarang lagi nunggu istri beliin jamu pegel linu... juga conterpain buat punggungku. Hallah...

Smoga cepet sembuh aja...

[+/-] Selengkapnya...

Membuat Two faces menggunakan Layer Mask



Layer Mask : digunakan untuk menutup sebagian area gambar pada layer.

Langkah-langahnya:

  1. Buat selection menggunakan Marquee tool / Lasso tool / Magic Wand etc.
  2. Klik menu: Layer > Add Layer Mask > Reveal selection
  3. Hasilnya area yg ter-select saja yg terlihat, area lain tertutup mask sehingga tidak terlihat.
  4. Perbaiki mask dengan cara klik Alt + Layer Mask: Warna putih berarti tampak dan hitam berarti tidak tampak. Lalu edit mengunakan brush, blur atau gradation tool.
  5. Gabungkan dengan background dan perbaiki tonal warnanya dengan Image > Adjustments >Level / Hue Saturation / Curve / Brightness n Contrass, etc


Contohnya seperti berikut ini:

[+/-] Selengkapnya...

 

© 2007 Arsip Cyber | Design by Rohman abdul manap | Template by : Template Unik